Rabu, 13 Januari 2016

dibalik "SUNYI"


Wahai malam yang penuh kegelapan
Mengapa kini engkau tak lagi bersuara seperti biasanya
Dan para kekasihmu Bintang dan Rembulan itu yang 
senantiasa tersenyum akrab menemaniku untuk berceritra dengan mu,.
Kini mereka pun bersembunyi dibalik sunyi
Hembusan Angin pun mulai terdengar lirih melebihi lirih nya gelombang infrasonik
Satu persatu cakrawala semesta saling meninggalkan jejaknya sejenak,.

Semua sepi..

Semua hening..

Para Pujangga tak bisa lagi berkata,meski berjuta aksara terbentang dilangit cakrawala
Dan aku membisu di dalam pangkuanNya,.
Hati ini pun seakan menunduk sambil duduk bersila
dan menyeret pikiran untuk tenang dan bersujud kepadaNya,.
Walau mulut ini ingin sekali berucap
Tapi apa daya hanyalah sepasang mata yang dapat berbicara
ditemani tetesan suci sebagai kawan dari jutaan rasa yang teringat akan dosa,.
11 Januari,Wahyu Goenawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar